Langsung ke konten utama

Barang kali Ada Duri



Dalam deretan hidup manusia
Ada duri menancap di jiwanya
Duri melepuh bagai irisan noda
Tidak berbentuk nanah
Dalam pemujaan bentuk manusia
Rindangnya kebahagiaan tak kekal
Begitupula uang sudah menjamur
Biang sekali si budak tak memahat janji
Itu barangkali ada
Barangkali pula hanya seutas tali rapia
Menyelip di dahan
Melilit ditenggorokan pepohonan
Sejak awal ku utarakan prasangka
Tentang duri yang tak bernanah itu
Namun mengaku saja
Kau campakan makna hidup pada benda
Seketika kau terjatuh
Ke lobang nista
Kemana kau manaruh sukarnya duri itu
Duri yang kau maksud adalah bahagia
Lantas kenapa eranganmu begitu terasa
Hingga alampun tak sanggup mendengarnya
Di ujung khatulistiwa hari
Duri itu masih meratapi nasibnya
Membelah lintasan cakrawala
Sementara angin mengadu nasib dengan
Teka-teki kehidupan sejati
Sajak ini ku persembahkan untukmu dinda
Disana
Jagalah hati dan ragamu
Walau kita tak bersatu lagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN

Aku tahu… Kita berbeda, berbeda dari rahim mana kita terlahir…. Mungkin perbedaan kita adalah masalah waktu pula.. Heuummmm sepertinya Bukaannn itu saja… sebenarnya perbedaan kita yang mendasar ialah masalah pikiran Perbedaan yang sangat jenius bukan??, ini jelas sekali tak mungkin sama.. karena sulit disamakan, karena kalau masalah pikiran itu terserap pada hati.. Sungguh,,, Perbedaan yang jenuh, kalau kita hanya membahas di titik perbandingan. Kejenuhan akan terus berubah kalau hanya untuk memikirkan satu prasangka, betul begitu?? Terkadang kita pun berbeda, perbedaan yang sangat mencolok ialah ketika kita datang kesini, Kau datang dengan seorang teman sementara aku datang sebatang kara.... betapa kasihannya aku. Kau tersenyum ketika di depanku, ketika dibelakangku, bisa-bisa kau tertawa bahagia. Atau menangis. betul tidak?? Ada lagi perbedaan yang sangat kontras, ketika kau menatap makanan, aku malah menatapmu, atau sebaliknya,, Dengan penuh haru dan pertim...

Mencintai Seseorang??

Ada baiknya sebelum saya menulis ini note; saya harus berterima kasih dulu kepada Salah satu rekan saya. saat ia menasehati saya tentang Makna cinta yang ditinjau dari sudut kehidupan. Begitu mudah sekali kita menghukum seseorang tentang arti sebuah cinta. Mari kita tengok sebuah nalaran Otak kita, manusia merupakan makhluk yang selalu mengingikan sebuah kenikmatan Maupun keindahan. Keindahan tentunya merupakan alasan utama manusia untuk memuaskan hidupnya dalam hal apapun. Nah ternyata terkadang ada pertanyaan mengelitiki datang di kehidupan kita. pertanyaannya ialah mengenai sesuatu yang paling indah yang kalian temukan dalam hidup ini.??? * Maka kebanyakan orang menjawab, bahwasanya keindahan/kenikmatan yang paling indah ialah Cinta!, dengan alasan katanya karena dengan rasa cinta semua yang tak indah berubah menjadi Indah. begitu lah kurang lebih persepsi dan jawaban dari kebanyakan orang menafsirkan tentang keindahan cinta. Namun pada intinya ada pada kekuatan cinta tersebut. ...

Cicak di Dinding

Malam membasuh alam, terdengar teriakan hujan menyayat-nyayat sekeliling pohon flamboyan, bergoyang-goyang di sekitar rumahku. terlihat hantaman angin meniru-niru ibarat seorang algojo memaksa terdakwa (pelaku kesalahan) untuk memasrahkan akhir hidupnya dalam arena pertikaian terakhir. Terdengar raung-raung Hujan bersahaja dalam takdimnya gelap. membahana meyertai keikut sertaanku untuk mensyukuri dan merasakan ketenangan hati. *maaf itu hanya sebuah muqadimmah saya saja untuk mendiskripsikan alam yang datang pada malam Ini. Alhamdulillah Satu inspirasi yang bisa saya dapatkan di hari ini ialah saat inspirasi ini datang di tempat yang mana mayoritas manusia membenci tempat tersebut. Akan tetapi kita selaku manusia selalu 'bahkan hampir tiap hari menghampiri tempat yang di benci itu, apa itu hal yang mayoritas manusia benci itu, itu adalah (Wc/kamar kecil). Entahlah mengapa saya ingin menemukan inspirasi dari sebuah tempat yang slalu dipandang hina oleh kebanyakan orang ter...