Langsung ke konten utama

Note: Renungan Ramadhan Part 1


Lagi Nungguin Buka puasa ya Sob???… Sobbb jangan ditungguin,,, kalau di tungguin perasaan kita ini kayanya Lamaaaaaaa Bangeeett.
Mendingan ngabuburitt aja dah? Kemana?? Seru –laaah? Pertanyaan demi pertanyaan berderetan begitu, saja… ya udah Selamat Berbuka Puasa bagi yang menjalankannya.. :D
Ada kalimat puasa, berarti kalimat Ngabuburit udah menjadi ajang Bagi terjadi di bulan puasa itu, Nah kalau setahu ane: di daerah West Java (Kenal ga?) itu loh yang tetanggaan dengan Argentina, di sana Ngabuburit dijadikan ajang jalan-jalan/ Wakucar bagi para mudi-mudi di Jalanan dekat pasar, tapi lebih dominan di Taman atau di Alun-alun Madya.. Heum… sayang banget: kalau di jadikan ajang kaya gitu: Awalnya aja kita menjaga diri, tapi di penghujung waktu(deket ama buka puasanya) malah dijadikan hal yang demikian.. (itu sudah menjadi budaya) kata sebagian kerabat saia, Tapi asal jangan sebuah fitrah manusia saja dah… insyaALLAH bisa di Rubah ko’
Ternyata di balik itu semua tersimpan kehangatan di jiwa kita. Keindahan bulan puasa ini menjadi ajang untuk saling memberi, saling menyayangi, mengasihi dan Riyadhah kita supaya lebih terkendali di bulan-bulan selanjutnya. Hidup ini adalah renungan kawan.
Perjalanan hidup ini hanya sebatas datang kemudian pergi begitu saja.
Renungkanlah bahwa di bulan suci ini,
Sumber kekuatan positif senantiasa memancar di antara celah-celah kecil.
            Kita melatih bersabar, berihtiar, keep our heart, anything else..

Sedikit banyak kita akan menemukan kebahagiaan disaat iftar menjelang berbuka puasa, makan bareng bersama orang tua, penuh dengan kesenangan tiada bertepi. Coba renungkan sesekali nada ini, niscaya kita akan merasakan itu.
Walahualam.

 tinggalkan kritik dan masukannya sahabat :D

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN

Aku tahu… Kita berbeda, berbeda dari rahim mana kita terlahir…. Mungkin perbedaan kita adalah masalah waktu pula.. Heuummmm sepertinya Bukaannn itu saja… sebenarnya perbedaan kita yang mendasar ialah masalah pikiran Perbedaan yang sangat jenius bukan??, ini jelas sekali tak mungkin sama.. karena sulit disamakan, karena kalau masalah pikiran itu terserap pada hati.. Sungguh,,, Perbedaan yang jenuh, kalau kita hanya membahas di titik perbandingan. Kejenuhan akan terus berubah kalau hanya untuk memikirkan satu prasangka, betul begitu?? Terkadang kita pun berbeda, perbedaan yang sangat mencolok ialah ketika kita datang kesini, Kau datang dengan seorang teman sementara aku datang sebatang kara.... betapa kasihannya aku. Kau tersenyum ketika di depanku, ketika dibelakangku, bisa-bisa kau tertawa bahagia. Atau menangis. betul tidak?? Ada lagi perbedaan yang sangat kontras, ketika kau menatap makanan, aku malah menatapmu, atau sebaliknya,, Dengan penuh haru dan pertim...

Mencintai Seseorang??

Ada baiknya sebelum saya menulis ini note; saya harus berterima kasih dulu kepada Salah satu rekan saya. saat ia menasehati saya tentang Makna cinta yang ditinjau dari sudut kehidupan. Begitu mudah sekali kita menghukum seseorang tentang arti sebuah cinta. Mari kita tengok sebuah nalaran Otak kita, manusia merupakan makhluk yang selalu mengingikan sebuah kenikmatan Maupun keindahan. Keindahan tentunya merupakan alasan utama manusia untuk memuaskan hidupnya dalam hal apapun. Nah ternyata terkadang ada pertanyaan mengelitiki datang di kehidupan kita. pertanyaannya ialah mengenai sesuatu yang paling indah yang kalian temukan dalam hidup ini.??? * Maka kebanyakan orang menjawab, bahwasanya keindahan/kenikmatan yang paling indah ialah Cinta!, dengan alasan katanya karena dengan rasa cinta semua yang tak indah berubah menjadi Indah. begitu lah kurang lebih persepsi dan jawaban dari kebanyakan orang menafsirkan tentang keindahan cinta. Namun pada intinya ada pada kekuatan cinta tersebut. ...

Secangkir Kopi

Alhamdulillah~ Saya baru nyadar bahwa saya ini memiliki Akun Blog yang harus saya oftimalkan, sudah lama saya tak mengubris nasehat seorang sahabat tentang semua kinerja dalam Postingan di blog ini yang banyak hal yang bermanfaat. Sahabat (kata yang selalu membuat saya sejuk saat mengutarakannya) terlihat saya terlalu terbelit dengan obsesi, obsesi hidup (bukan Obsesif kompulsif), kurang terlalu memperhatikan diri sendiri, karena memang saya terlalu disibukan dengan penyakit hati yang selalu menjangkiti. datang saat kekesalan tak terbendung.. Mungkin seperti ini jadinya: ahh saya perlu banyak bersahabat dengan siapa saja terutama dengan Kebaikan. ~~ Langsung pada Tahapa awal: saya perlu bermunajat dulu, sebelum saya mengikhlaskan segala apa - apa yang terjadi pada saya. :D Mengapa saya beri Judul secangkir Kopi? karena memang saya saat ini sedang ditemani oleh secangkir Kopi, yang mana tak ada siapapun yang berbicara dengan saya, hanya suara sms dan isyarat hati saja.^^ Enta...