Langsung ke konten utama

HARI MINGGU_Fun Or No

Hari minggu tak dapat dipungkiri lagi bahwa hari ini paling ditunggu-tunggu oleh segelinting orang. Ada yang pergi berselancar liat ke jalan2, manjat pohon2, naik ke bukit-bukit dll. Dan entah apa tujuan'a? tapi yang jelas ada istilah Refreshing, menikmati indahnya alam sekitar sekali-kali mentafakuri segala macam ciptaan-Nya.
 
Sementara diriku hanya bisa memandang dari balik pintu berkaca perjalan-perjalan kecil dari orang-orang yg menikmati hari minggu, pantas saja bila di bandingkan hari biasa lain dengan hari minggu, setelah dipikir-pikir ada sesuatu kespesialan di hari minggu, apalagi diikuti dengan hari libur sekolah, untuk pekerja-pekerja pekerjaan pun yang asalnya aktif menjadi pasif, tapi sesuatu seperti ini tidak berlaku bagiku. bahkan pekerjaan semakin membabi-buta saja daripada hari biasa. kontrak tenaga tidak harus terhenti walau sejenak.namun benarkah ini yang dinamakan dengan perjuangan???
 
Bagiku, pagi ini sudah berlaku untuk tetap diam, karena diam mengantarkan pada kebijaksanaan, meskipun banyak alasan mengapa aku diam, tentunya itu menjadi modal dari separuh kerugian yang dicerna oleh akal. ahH tapi meski jalan yang di lalui berbentuk zig-zag tapi inilah warna kehidupan tak seperti mati karena bentuknya kepudaran. aku diam bukan tak bergerak tapi diam tak memanfaatkan hari minggu ini yang menjadi ajang refreshing..

^4 All friends hopefully your days fun^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Secangkir Kopi

Alhamdulillah~ Saya baru nyadar bahwa saya ini memiliki Akun Blog yang harus saya oftimalkan, sudah lama saya tak mengubris nasehat seorang sahabat tentang semua kinerja dalam Postingan di blog ini yang banyak hal yang bermanfaat. Sahabat (kata yang selalu membuat saya sejuk saat mengutarakannya) terlihat saya terlalu terbelit dengan obsesi, obsesi hidup (bukan Obsesif kompulsif), kurang terlalu memperhatikan diri sendiri, karena memang saya terlalu disibukan dengan penyakit hati yang selalu menjangkiti. datang saat kekesalan tak terbendung.. Mungkin seperti ini jadinya: ahh saya perlu banyak bersahabat dengan siapa saja terutama dengan Kebaikan. ~~ Langsung pada Tahapa awal: saya perlu bermunajat dulu, sebelum saya mengikhlaskan segala apa - apa yang terjadi pada saya. :D Mengapa saya beri Judul secangkir Kopi? karena memang saya saat ini sedang ditemani oleh secangkir Kopi, yang mana tak ada siapapun yang berbicara dengan saya, hanya suara sms dan isyarat hati saja.^^ Enta...

Wahai Warak

Wahai Wakil Rakyat yang dihormat Kami Ingin seperti Burung Terbang terbawa oleh Khayalan Fakta Alamku tak mampu lagi khusu  oleh naluri terdalamnya. di satu sisi, saat ini Manusia butuhkan ialah sosok kenyamanan kepekaan dalam mementingkan sesuatu yang penting (Mari kita kaji dan renungi secara bersahabat) Tak usah memikirkan Jabatan atau uang yang tak bisa menembus anda pada syurga kelak  dan tentu ucap Tuhan bahwa ini sudah Mutlak. Hukum Tuhan pasti akan terjadi Saat perseteruan tak bisa di tahan lagi saat kekuasaan menjadi satu media mencari pujian saat keadilan di jual belikan secara diam-diam kerusakan pasti akan terjadi suatu saat nanti. Hukum Tuhan pasti akan terjadi saat teriakan rakyat di anggap lagu parau saat jarak kemiskinan jauh dengan kekayaan saat tangisan terdengar dimana-mana Tawa menjalar-jalar di trotoar hingga di kantor negara BBM menjadi saksi utama kemanakah Sosok yang mampu bisa me...

Mengumandangkan satu ilustrasiku (Tentang Hidup)

Berat Memang untuk menjalankan sebuah Visi or amanah hidup sebagai manusia, sempat saya terpikir jika kehidupan ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka bergunung-gunung alasan menimpali kepala saya.. Bahkan ada satu pertanyaan yang secara tiba-tiba mengaruk-garuk otak saya, katanya " ngapain loe hidup kalau kagak loe manfatin sebaik-baiknya,?   Apa sih manfaat dari semua tugas ini; saya sedikit demi sedikit mulai mengarungi dunia bawah sadar saya, dengan mengeja setiap kejernihan waktu. Mana saja yang mesti saya pertimbangkan untuk memecahkan setiap pertanyaan yang ringan di depan mata, berhenti lalu berlari dalam setiap alunan hari. Sahabat terkadang mengingatkan saya tentang kehidupan; sebagaimana dia buktikan dengan sifat dan perangai dia, ah sungguh dalam memang makna dari sebuah kehidupan. acapkali kalau seandainya hidup ini tak ada; mungkin penghuninya pun lebih tak di perlukan. bukan begitu? mengeja hari dan umur membutuhkan kontemplasi mendalam, resapi...