Langsung ke konten utama

Catatan Pembuka

Hidup didunia hanya sekali, Hiduplah SEHEBAT-HEBATNYA!!!




Semangat 2013 Se-Natural Mungkin…
Catatan yang baru saja terlahir.. di Tahun ini.. Mungkin sejarahnya tak seramai tahun 90an.. Dimana aku terlahir ke dunia ini.. berbekal Air Nutfah, Kumpulan sperma dari Dua Insan yang berbeda Watak. Ya. Kita tahu: Keturunan adam dan keturunan hawa. Tapi bukannya itu sama saja..
Kawan…. ini babak baru untuk kita mulai, untuk kita jalankan, Ibarat sebuah kapal pesiar, kita akan menjalankan nahkoda Kapal Ushuluddin untuk kemajuan brilian di mata alam, sebelum kita menatap jauh ke terjangan dan ombak di depan mata nanti, kita rapatakan barisan dan kita bangun Fakultas Kita, Almamater kita agar bisa menjaga kredibilitas dan kualitas, Utamanya Kehormatan di Mata Agama dan bangsa.
Agar Tak ada persepsi yang gila, dari setiap sudut Ruangan, di setiap bisikan-bisikan kecil kita harus dapat  mengotrol dan mengemban semua amanah yang terjadi di depan mata kita. Ini bukan kerjaan mudah, saya ketahui, tapi setidaknya, kepercayaan ini yang membuat kami bangga dan merasa ringan untuk menjalankannya, Menjalankan dengan bahu membahu..
PRAKATA
Puji Syukur kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kesehatan kepada Kita semua, utamanya Nikmat Iman, Islam dan Ihsan.
Shalawat dan Salam Tetap tercurah kepada Bagindan Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kezaman terang berderang.
Tentunya ini adalah sebuah penghargaan yang perlu saya syukuri, terima kasih kepada teman-teman yang telah bersedia, mempercayakan amanah ini, menjadi hal yang sangat berharga untuk saya ke depan dan almamater tercinta khususnya di Ushuluddin, saya merindukan masa-masa ini, dan catatan ini mungkin hinggap dan dapat menjadi ujung tombak nanti saya, saat saya tancapkan harapan dihari-hari berikutnya.

Saya disini berdiri menerawang kepastian, bukan seorang yang patut untuk diharafkan sepenuhnya, karena saya juga menaroh harapan kepada rekan-rekan seperjuangann saya nanti agar selalu, dan terus bersemangat dalam menjalankan amanah ini, kita perlu kerja sama, dan semangat ini bukan main - main dan bualan semata,


Banjarmasin, 13 Januari 2013 M

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Secangkir Kopi

Alhamdulillah~ Saya baru nyadar bahwa saya ini memiliki Akun Blog yang harus saya oftimalkan, sudah lama saya tak mengubris nasehat seorang sahabat tentang semua kinerja dalam Postingan di blog ini yang banyak hal yang bermanfaat. Sahabat (kata yang selalu membuat saya sejuk saat mengutarakannya) terlihat saya terlalu terbelit dengan obsesi, obsesi hidup (bukan Obsesif kompulsif), kurang terlalu memperhatikan diri sendiri, karena memang saya terlalu disibukan dengan penyakit hati yang selalu menjangkiti. datang saat kekesalan tak terbendung.. Mungkin seperti ini jadinya: ahh saya perlu banyak bersahabat dengan siapa saja terutama dengan Kebaikan. ~~ Langsung pada Tahapa awal: saya perlu bermunajat dulu, sebelum saya mengikhlaskan segala apa - apa yang terjadi pada saya. :D Mengapa saya beri Judul secangkir Kopi? karena memang saya saat ini sedang ditemani oleh secangkir Kopi, yang mana tak ada siapapun yang berbicara dengan saya, hanya suara sms dan isyarat hati saja.^^ Enta...

Wahai Warak

Wahai Wakil Rakyat yang dihormat Kami Ingin seperti Burung Terbang terbawa oleh Khayalan Fakta Alamku tak mampu lagi khusu  oleh naluri terdalamnya. di satu sisi, saat ini Manusia butuhkan ialah sosok kenyamanan kepekaan dalam mementingkan sesuatu yang penting (Mari kita kaji dan renungi secara bersahabat) Tak usah memikirkan Jabatan atau uang yang tak bisa menembus anda pada syurga kelak  dan tentu ucap Tuhan bahwa ini sudah Mutlak. Hukum Tuhan pasti akan terjadi Saat perseteruan tak bisa di tahan lagi saat kekuasaan menjadi satu media mencari pujian saat keadilan di jual belikan secara diam-diam kerusakan pasti akan terjadi suatu saat nanti. Hukum Tuhan pasti akan terjadi saat teriakan rakyat di anggap lagu parau saat jarak kemiskinan jauh dengan kekayaan saat tangisan terdengar dimana-mana Tawa menjalar-jalar di trotoar hingga di kantor negara BBM menjadi saksi utama kemanakah Sosok yang mampu bisa me...

Mengumandangkan satu ilustrasiku (Tentang Hidup)

Berat Memang untuk menjalankan sebuah Visi or amanah hidup sebagai manusia, sempat saya terpikir jika kehidupan ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka bergunung-gunung alasan menimpali kepala saya.. Bahkan ada satu pertanyaan yang secara tiba-tiba mengaruk-garuk otak saya, katanya " ngapain loe hidup kalau kagak loe manfatin sebaik-baiknya,?   Apa sih manfaat dari semua tugas ini; saya sedikit demi sedikit mulai mengarungi dunia bawah sadar saya, dengan mengeja setiap kejernihan waktu. Mana saja yang mesti saya pertimbangkan untuk memecahkan setiap pertanyaan yang ringan di depan mata, berhenti lalu berlari dalam setiap alunan hari. Sahabat terkadang mengingatkan saya tentang kehidupan; sebagaimana dia buktikan dengan sifat dan perangai dia, ah sungguh dalam memang makna dari sebuah kehidupan. acapkali kalau seandainya hidup ini tak ada; mungkin penghuninya pun lebih tak di perlukan. bukan begitu? mengeja hari dan umur membutuhkan kontemplasi mendalam, resapi...