Langsung ke konten utama

Maher Zain - Paradise

I remember when I first met you
I felt that God answered my call
There was that one place I always thought about
And I just wanted to be there with you
The place that no eye has ever seen
The place that no heart has ever perceived
I had a feeling inside of me
That one day I'll be there with you

Chorus:
And now that we're here feeling so good
About all the things that we went through
Knowing that God is pleased with us too
It's not a dream this is so true
Feeling the peace all around
Seeing things we could never imagine
Hearing the sound of rivers flow
And we know we'll be here forever
The feeling is indescribable 
Knowing that this is our reward


Do you remember the hard times we went through
And those days we used to argue
But there was not one thing that could bring us down
Cause we always had in our minds
The place that no eye has ever seen
The place that no heart has ever perceived
The place we've been promised to live there forever
And best of all it's just me and you

Chorus

I remember us praying at night
And just dreaming about this together
I'm so blessed to have you in my life
Now we can enjoy this blessings forever
Paradise is where we are now
Paradise a dream comes true
Paradise oh what a feeling
Paradise thank you Allah

Chorus

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

(So far, this is my favorite song of Maher Zain's second album, Forgive Me :))


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Secangkir Kopi

Alhamdulillah~ Saya baru nyadar bahwa saya ini memiliki Akun Blog yang harus saya oftimalkan, sudah lama saya tak mengubris nasehat seorang sahabat tentang semua kinerja dalam Postingan di blog ini yang banyak hal yang bermanfaat. Sahabat (kata yang selalu membuat saya sejuk saat mengutarakannya) terlihat saya terlalu terbelit dengan obsesi, obsesi hidup (bukan Obsesif kompulsif), kurang terlalu memperhatikan diri sendiri, karena memang saya terlalu disibukan dengan penyakit hati yang selalu menjangkiti. datang saat kekesalan tak terbendung.. Mungkin seperti ini jadinya: ahh saya perlu banyak bersahabat dengan siapa saja terutama dengan Kebaikan. ~~ Langsung pada Tahapa awal: saya perlu bermunajat dulu, sebelum saya mengikhlaskan segala apa - apa yang terjadi pada saya. :D Mengapa saya beri Judul secangkir Kopi? karena memang saya saat ini sedang ditemani oleh secangkir Kopi, yang mana tak ada siapapun yang berbicara dengan saya, hanya suara sms dan isyarat hati saja.^^ Enta...

Wahai Warak

Wahai Wakil Rakyat yang dihormat Kami Ingin seperti Burung Terbang terbawa oleh Khayalan Fakta Alamku tak mampu lagi khusu  oleh naluri terdalamnya. di satu sisi, saat ini Manusia butuhkan ialah sosok kenyamanan kepekaan dalam mementingkan sesuatu yang penting (Mari kita kaji dan renungi secara bersahabat) Tak usah memikirkan Jabatan atau uang yang tak bisa menembus anda pada syurga kelak  dan tentu ucap Tuhan bahwa ini sudah Mutlak. Hukum Tuhan pasti akan terjadi Saat perseteruan tak bisa di tahan lagi saat kekuasaan menjadi satu media mencari pujian saat keadilan di jual belikan secara diam-diam kerusakan pasti akan terjadi suatu saat nanti. Hukum Tuhan pasti akan terjadi saat teriakan rakyat di anggap lagu parau saat jarak kemiskinan jauh dengan kekayaan saat tangisan terdengar dimana-mana Tawa menjalar-jalar di trotoar hingga di kantor negara BBM menjadi saksi utama kemanakah Sosok yang mampu bisa me...

Mengumandangkan satu ilustrasiku (Tentang Hidup)

Berat Memang untuk menjalankan sebuah Visi or amanah hidup sebagai manusia, sempat saya terpikir jika kehidupan ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka bergunung-gunung alasan menimpali kepala saya.. Bahkan ada satu pertanyaan yang secara tiba-tiba mengaruk-garuk otak saya, katanya " ngapain loe hidup kalau kagak loe manfatin sebaik-baiknya,?   Apa sih manfaat dari semua tugas ini; saya sedikit demi sedikit mulai mengarungi dunia bawah sadar saya, dengan mengeja setiap kejernihan waktu. Mana saja yang mesti saya pertimbangkan untuk memecahkan setiap pertanyaan yang ringan di depan mata, berhenti lalu berlari dalam setiap alunan hari. Sahabat terkadang mengingatkan saya tentang kehidupan; sebagaimana dia buktikan dengan sifat dan perangai dia, ah sungguh dalam memang makna dari sebuah kehidupan. acapkali kalau seandainya hidup ini tak ada; mungkin penghuninya pun lebih tak di perlukan. bukan begitu? mengeja hari dan umur membutuhkan kontemplasi mendalam, resapi...